Father-O
*
**
***
⛩️
Dear Father-O,
Aku ingin menuliskan sedikit tentangmu, papa. Sekian tahun aku menulis di
blogku ini, kenapa juga baru sekarang aku menulis tentangmu. Ya aku
percaya semua ada waktunya sendiri-sendiri.
Kembali ke masa
puluhan tahun lalu :) mm sudah lama sekali. Pada saat itu, walaupun aku
lupa bagaimana tepatnya kita pertama kali bertemu, tapi kita bertemu
saat aku kuliah di enhaii.
Namamu Prof. Taiji-O. Engkau expertise
dari JICA dengan keahlian di bidang tourism, tepatnya di apanya aku
sudah lupa. Engkau diperbantukan dalam suatu periode untuk bekerjasama
dan membantu enhaii sebagai sekolah perhotelan dan pariwisata tertua di
Indonesia. Dan selama periode tersebut engkau tinggal di cottage di
enhaii yang dikhususkan untuk para tamu khusus.
Aku memanggilmu
father, karena memang engkau seperti seorang god-father buatku. Selama
kebetulan pas disana, karena engkau juga bolak-balik ke sana, dan aku
kuliahnya on-off disana karena ada 2 semester job training dan satu
semester cuti aku juga tidak disana, kita ada saja waktu berbincang,
bercerita. Dan ada saat pulang dari Jepang, engkau membawakan oleh-oleh
untukku. Salah satunya apa itu ya namanya pemutar casette kecil (aku sdh
lama itu sekarang dimana mungkin sudah rusak/bagaimana), dan sebuah
scarf rajut yang cantik dari desainer ternama, yang ini masih ada, aku
baru saja melihatnya, dan aku teringat padamu, papa.
Suatu kali
engkau ke rumah orang tuaku, untuk meminta ijin dan memastikan aku akan
baik-baik saja saat periode di negaramu, agar orangtuaku juga tidak
khawatir. Aku ingat, waktu itu ibuku memasak salah satunya masakan
andalannya, ibuku menyebutnya setup macaroni, masakan macaroni ala
ibuku. Penampakannya biasa saja cenderung putih saja, dan berkeju. Tapi
jangan tanya rasanya, mmm aku selalu ketagihan masakan ibuku itu. Engkau
ambil sedikit, mungkin mau mencoba dulu. Dan heyy tentu saja kemudian
nambah banyak 😄 eniyak kaaan?? 👍😊 Ibuku jarang masak, tapi kalau
sudah masak..mm nyaaammm jangan ditanya lagi rasanya :)
Tubuhmu memang tidak tinggi. Tipikal orang Jepang pada zamanmu. Tapi berdirimu dan jalanmu super tegap dan sangat berwibawa.
...
Aku tidak tau dimana engkau berada sekarang, papa. Apakah
...
...
...
...
will be continued