To My Intruder***
A Letter To My Intruder
I am thinking about what is going on. Apa sebenarnya yang sedang terjadi? Sayapun sampai sekarang tidak mengerti. Ada apa sebenarnya? Kenapa semua tiba-tiba menjadi mengerikan. Mengerikan tentang dirimu, dan apa yang sedang engkau perbuat.
Kemampuanmu, keahlianmu yang diberikan oleh Tuhan, ditujukan mula-mula untuk kebaikan, untuk menolong orang lain. Bukan untuk menyusahkan, membuat masalah bagi orang lain. Keahlian yang seharusnya engkau pakai untuk hal-hal yang baik dan benar, bukan untuk menjahati atau mengganggu orang lain. Keahlian yang tidak seharusnya membuatmu puas atau senang atau bangga tiap berhasil membuat orang lain susah. Apalagi orang tersebut dikirim oleh Tuhan padamu dan sangat baik terhadapmu, yang mungkin saja ditugasi untuk membuatmu bertobat, dan hidup benar di hadapan Tuhan, bukan di hadapan manusia. Mungkin saja untuk membuatmu tersadar dan kembali kepada maksud Tuhan, yang dikehendaki Tuhan untuk kau lakukan. Kembali melayani Tuhan di bidang yang sesuai hal yang dimaui Tuhan, bukan yang engkau mau. Bukan yang engkau kira benar, tetapi yang sungguh-sungguh benar, maunya Tuhan. Dan mungkin juga untuk hal-hal lainnya.
Lihatlah, ingatlah, apalagi sejak dua tahun belakangan, ingatlah kembali, bagaimana engkau menjadi sangat jauh dari Tuhan dan bersikap abu-abu terhadap keyakinanmu, melakukan hal-hal yang membuatmu makin seperti orang dunia, mengerikan. Aku melihat betapa engkau bangga, senang, dan sangat menikmatinya. Dan engkau rela melakukan hal-hal yang tidak benar, banyak hal yang tidak bisa aku tuliskan di sini, demi ambisimu, demi kebanggaan duniawimu.
Mungkin engkau mengira aku becanda mengenai tanda-tanda. Tapi engkau tau engkau juga mendapatkan tanda begitu banyak. Lalu bagaimana pula engkau menjelaskan angka 10.6? yang mana aku juga baru tau dan tersadar mengenai hal tersebut. Dan hal-hal lainnya yang begitu banyak. Bagaimana pula engkau menjelaskan angka 106? Engkau telah melihat angka itu paling tidak dua kali. Angka 10.6 pasti asalnya bukan angka itu, tetapi dari angka 10.5 sekian. Siapa yang membulatkannya? Yang membulatkan itu telah dipimpin Tuhan untuk melakukannya. Atau bahkan salah pembulatan? Tidak tau. Yang pasti harus angka itu yang keluar dari mulutmu. Tidak boleh kurang, tidak boleh lebih. Tuhan punya cara membuatnya demikian, angka itulah yang engkau terima dan masuk dalam ingatanmu, dan engkau bagikan ke publik. Bagaimana mungkin bisa mendapatkan lebih dari dua kali statistik? Mungkin sebagian dimainkan oleh pihak pemenang, mungkin cara lainnya. Pada saat itu, engkau tidak akan mendapatkan angka diatas 50 seperti perkataanmu bahwa engkau seharusnya mendapatkan di atas 50. Tidak. Mengapa? Karena ketetapanNya untukmu, yang diijinkanNya untukmu adalah 10.6. Agar engkau mendengarku. 10.6. Dalam hal ini, karena aku yang empunya angka itu. Sebuah konfirmasi dari Tuhan, langsung kepadamu.
Maka, seharusnya engkau tau, menurutku engkau sudah tau, tapi tetap saja engkau menyerangku, berbuat jahat padaku. Engkau tau, bahwa aku diutus untuk sesuatu berkenaan denganmu. Tidak peduli engkau suka atau tidak. Tidak peduli aku suka atau tidak, atau aku mau atau tidak. Semua sudah ditetapkanNya. Dan aku sudah mengatakan, bahwa aku anak kesayangan Bapaku. Dunia tidak mengerti, tetapi aku tau.
Oleh karena itu, saat engkau berbuat jahat padaku, engkau sedang berhadapan dengan yang mengutus aku. Engkau berhadapan dengan Bapaku dan para penjagaku. Bertobatlah. Dan juga sadarlah tentang perbuatan jahatmu padaku. Berhentilah berbuat jahat.
***Kebaikan telah dibalas dengan kejahatan.
Kembalikan imange-image dan photo di blogku.
Kembalikan data-data di blogku dan di laptop.
Kembalikan script asli di blog ini! Bukan yang ditunggangi dan diubah agar data bisa ditarik menjadi sesuai desain kemauanmu.
Dan jangan menarik lagi data dan file apapun dari semua blogku, dan dari laptopku. Engkau bahkan paking dulu folder-folder di laptopku dengan rapi sebelum transmit data. Cara kerjamu termasuk rapi.
Mengapa dan untuk apa engkau terus menerus menarik dan mengcopy data dan fileku? Engkau bahkan bekerja secara real time sehingga pergerakan data engkau bisa tau dan dapatkan secara up to date.
Berhentilah memonitorku apapun itu caramu yang sangat tidak etis dan tidak terpuji dan sembunyi-sembunyi seperti itu. Dan berhentilah mengambil data dan fileku tanpa ijin dariku. Segeralah hapus semua scriptmu dan segeralah disconnect dari itu semua.
Hentikan rasa ingin taumu yang sudah di luar batas terhadap siapapun. Tidak baik dan tidak benar berlaku seperti itu.
Dan dengan niat baikmu dan kesadaranmu, setelah engkau kembalikan data-dataku, hancurkan copynya yang ada padamu, karena itu bisa membahayakanku.
Please..?
Dan taukah engkau? Blog-blogku ini adalah peninggalan suamiku, yang dibuat untukku. Dan tentu saja aku ingin menjaganya dengan baik. Dan juga karena sangat berharga bagiku. Walaupun aku hanya kadang-kadang saja mengisinya, seperti sedang journaling, tapi aku suka blogku. Dan aku tidak mau dan tidak suka ada orang lain yang mengusiknya apalagi merusaknya dan mengambil isinya tanpa ijinku. Rasakan dan bayangkan, jika ibumu memberikan sesuatu yang engkau ingin jaga dengan baik, dan tiba-tiba ada orang lain ikut campur, merusaknya, dan bahkan mengambilnya? Bagaimana jika hal itu terjadi padamu? Maukah engkau diperlakukan demikian? Apa yang akan engkau lakukan jika itu yang engkau alami? Maka jika engkau bisa mengerti, mengapa engkau melakukan ini semua? Tidakkah engkau punya hati nurani?
⨀
⁂
